Forum berita  - Wakil Ketua DPR Fadli Zon, berkicau di akun media sosialnya. Politisi Partai Gerindra itu menuliskan bahwa saat ini banyak orang sok negarawan padahal cuma “negarawan honorer” yang menjilat kekuasaan.

Selain itu Fadli Zon juga mengatakan giliran rakyat digusur atau dizalimi diam seribu bahasa, tidak jelas sindiran ini ditujukan kepada siapa.Agen bandarq
“Byk org skrg ini sok negarawan pdhal cuma “negarawan honorer” yg menjilat kekuasaan.Giliran rakyat digusur atau dizalimi diam seribu bahasa,” tulis Fadli Zon di akun twitter Jumat (23/6/2017).

Baca juga : Akhir Dari Pelarian Rizieq, Pemerintah Arab Saudi Akan Mendeportasi Sang Buron..!
Follow
Fadli Zon @fadlizon
Byk org skrg ini sok negarawan pdhal cuma “negarawan honorer” yg menjilat kekuasaan.Giliran rakyat digusur atau dizalimi diam seribu bahasa.
1:48 AM – 23 Jun 2017
684 684 Retweets 844 844 likes
Twitter Ads info and privacy

Cuitan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini pun direspon oleh netizen dengan berbagai komentar. Berikut komentar para netizen yang terpantau Netralnews.com, Jumat (23/6/2017).Situs bandarq

@araspane_aras: Klo tanah milik sendiri mn mungkin di gusur.. Itu pasti tanah negara ato tnh yg bukan milik sendiri. #berfikirjernih


@MursyidRomli: Gimana Bos kalau temen2 di senanyan diajak istighatsah, supaya nuraninya lebih tajam dlm melihat persoalan bangsa,


@IjoSuket: Termasuk yg bilang “negarawan honorer”ternyata lebih honorer berkedoj atas nma rakyat

@synyster1980: begitu hina kah status ‘honorer’ ? Setidaknya itu diakui dan halal. Lebih kasihan ‘negarawan DPR’ sebenarnya.

@cBst99: jangan sok paling baik sukanya mengkritisi org, bukanya penggusuran itu nantinya untuk kebaikan rakyat jg?? Goblog tingkat dewa! Bandarq online

@Johan64099655: Ini wakil ketua DPR ribut mulu nih.. Klo masalah gusur seharus nya orng DPR jg tau, menggusur karna itu tanah negara..anda kurang aqua

@okta_riau: Di gusur untuk kebaikan bos, bukan asal maen gusur aja. Mikir donk…


Share To:

Jesslyn Huang

Post A Comment:

1 comments so far,Add yours