Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengambil keputusan mencabut permintaan banding atas vonis hukuman 2 th. penjara dalamkasus penodaan agama. Jaksa Agung M Prasetyo masih tetap menanti perubahan kabar berkaitan pencabutan banding Ahok.
“Saya belum tahu persis, masa iya mencabut banding? Kita saksikan dulu. Kita belum dapat menyikapi, ” tutur Prasetyo. Agen BandarQ

Waktu di tanya lagi tentang ada tidaknya perubahan sikap jaksa yang sebelumnya telah menyebutkan banding, Prasetyo mengakui belum bisa memberi respon. 


“Saya belum dapat memberi respon karna belum dapat perkembangan info, ” sambungnya.

 
Baca Juga :  Fadli Zon Heran Pernyataan Jaksa Agung Dalam Kasus Ahok

Sebelumnya Juru Bicara PN Jakut, Hasoloan Sianturi dengan cara terpisah menyampaikan pihaknya telah terima surat pernyataan pencabutan banding. Tetapi surat pernyataan itu tak dibarengi argumen pencabutan banding. 



“ (Pencabutan) itu hak mereka, hak terima (putusan), hak menampik, hak banding itu hak mereka. Kita serahkan pada yang memakai haknya. Tadi prosesnya cuma itu saja ajukan pernyataan mencabut, iya telah, telah di tandatangani kuasa hukumnya, ” tutur Hasoloan.

Pihak PN Jakut menurut Hasoloan akan tetap kirim berkas banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Rabu, 24 Mei, apabila tak ada pergantian sikap jaksa penuntut perkara Ahok.


Pencabutan banding diserahkan pada sore tadi sesudah tim pengacara lebih dahulu memasukkan memori banding. Pihak keluarga Ahok, Fifi Lety Indra tak menerangkan argumen pencabutan banding. Sementara Veronica tidak berkomentar ke wartawan waktu ada di PN Jakut, Jl Gajah Mada, Jakpus. Poker Online Terpercaya


Terlebih dulu Prasetyo menyatakan usaha banding yang diserahkan tim jaksa penuntut umum perkara Ahok adalah prosedur standard yang dimiliki. Tim jaksa ajukan banding berkaitan dengan aplikasi pasal pada vonis majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto. 



 “Alasan banding, pertama, karna standard operasional prosedur. Ke-2, ada argumen lain yang mungkin saja tidak sama dengan pihak terdakwa. Bila terdakwa banding minta keringanan atau pembebasan, apabila kwalifikasi pasal yang dibuktikan itu tidak sama pada jaksa penuntut umum dengan hakim, ” tutur Prasetyo, Sabtu (13/5).

Tim jaksa mendakwa Ahok dengan 2 dakwaan alternatif, yakni Pasal 156a huruf a KUHP serta Pasal 156 KUHP. Dalam surat tuntutan, jaksa menyebutkan Ahok dapat dibuktikan lakukan tindak pidana yang ancaman pidananya diatur dalam Pasal 156 KUHP pada dakwaan subsider.


Sedang majelis hakim menyebutkan Ahok dapat dibuktikan melakukan penodaan agama seperti dakwaan primer dengan Pasal 156a huruf a KUHP.Bandar Poker Online
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours