Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat cuma tersenyum atas kritikan calon gubernur Anies Baswedan masalah izin reklamasi. Djarot memohon semuanya pihak menanti sistem pengadilan hingga ada ketentuan berkekuatan tetaplah.Agen BandarQ

Terlebih dulu, Anies menilainya kalau pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok tidak patuh prosedur. Hal semacam ini berkaitan beberapa kekalahan Pemprov DKI dalam tuntutan di pengadilan dengan pihak lain, termasuk juga dikabulkannya tuntutan nelayan atas SK yang diterbitkan Ahok untuk reklamasi Pulau F, I, serta K.

" Prosedur atau tak itu kelak yang menunjukkan sistem pengadilan ya kelak kan di pengadilan, kelak kami bakal jawab disana diolah sidang, " tutur Djarot di lokasi Klender, Minggu (19/3/2017). Poker Online Terpercaya


Djarot menyampaikan, pelanggaran prosedur yang dituduhkan Anies dapat dibuktikan dalam pengadilan. Pemprov DKI bakal ajukan banding atas ketentuan hakim yang memenangkan tuntutan nelayan.

" Bila memanglah tidak mematuhi prosedur ya yang seperti apa yang dilanggar itu kelak dapat dibuktikan di pengadilan yang masalah reklamasi itu, " tutur Djarot.

Beberapa penggugat dalam perkara ini yaitu nelayan Muara Angke serta Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta yang terbagi dalam Komune Nelayan Tradisional (KNT) Muara Angke, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, LBH Jakarta, serta Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara). Bandar Poker Online

Terkecuali Pemprov DKI, tergugat dalam perkara ini yaitu PT Pembangunan Jaya Ancol sebagai yang memiliki izin reklamasi Pulau K, PT Jaladri Kartika Ekapaksi sebagai yang memiliki izin reklamasi Pulau I, serta PT Jakarta Propertindo sebagai yang memiliki izin reklamasi Pulau F.
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours